Nasional

Kamis, 25 April 2019 - 14:54 WIB

4 minggu yang lalu

logo

Pasca Pemilu, Geobox Indonesia: Kalah Menang Tetap Saudara

JAKARTA – Goebox Indonesia sebagai salah satu wadah pemuda yang peduli pada isu politik sosial kemasyarakatan gelar Public Discussion dengan tema “Deklarasi Damai Pasca Pemilu 2019 Menang Kalah Tetap Bersaudara”.  Kegiatan ini digelar di Cafe Upnormal Raden Saleh, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019).

Kalangan mahasiswa yang tergabung dalam Goebox Indonesia ini mendorong agar tetapnya menjalin kerukunan dan persaudaraan di tengah-tengah perbedaan pilihan politik yang kian memanas. Mereka merasa terpanggil untuk menjadi bagian pengawal pasca pemilu serentak supaya tetap berjalan kondusif hingga informasi resmi hasil penghitungan suara dari lembaga yang sah yaitu KPU RI dibuka untuk publik.

Hadir sebagai nara sumber  Public Discussion Ketua PP GP ANSOR Ruchman Basori, Sekretaris Jenderal KNPI Addin Jauharuddin, dan  Akademisi Diana Ambarwati.

Ruchman Basori menyampaikan, pentingnya kembali mempererat persaudaraan pasca beda pilihan dalam Pemilu 2019. Menurutnya, menjadi penting untuk segera disosialisakan dan dipublikasikan.

“Pentingnya mempererat persaudaraan pasca perbedaan pilihan, menang kalah tetap bersaudara, menang kalah tetap menjadi tetangga. Langkah yang mesti teman-teman milenial lakukan adalah mengamankan hasil perhitungan pemilu baik di Pilpres maupun Pileg, serta mendukung aparat keamanan dalam menciptakan suasana kondusif,” ujar Ruchman saat di depan forum.

Sementara itu, Addin Jauharuddin mendorong milenial untuk terus mengawal suasana damai di tengah-tengah masyarakat. Mengingat di tahun ini pemilih milenial mencapai 40 % dalam suara pemilu 2019.

“Ini menjadi kekuatan tersendiri, maka milenial harus menjadi yang terdepan berlangsungnya suasana damai dan kondusif pasca pemilu,” tuturnya.

Diana menambahkan bahwa pemilu ini dapat menjadi momentum Indonesia menjadi negara yang besar. Hal itu tinggal bagaimana generasi milenial berperan.

“Oleh karenanya, generasi milenial jangan hanya menjadi konsumen yang dengan mudah menerima informasi begitu saja dan membagikannya. Tapi harus menjadi produsen yang melahirkan gagasan dan ide-ide dalam mendorong kemajuan negara.

Artikel ini telah dibaca 48 kali

Baca Lainnya