SCI Menilai Alat IMEI Dari Qualcomm Mengancam Kedaulatan Digital Indonesia

  • Whatsapp

JAKARTA, Pemerintah berencana akan memblokir ponsel-ponsel yang masuk ke Indonesia lewat jalur non resmi alias black market (BM). peraturan tersebut dikemukakan oleh tiga kementerian yaitu Kementerian Perindustrian, Kementerian Komunikasi Informatika dan Kementerian Perdagangan.

Pemerintah akan memblokir ponsel tersebut dengan cara menerapkan aturan identitas IMEI (Internasional Mobile Equipment Identity). Teknologi tersebut merupakan mesin bernama Device Identification, Registration, and Blocking System dari Qualcomm atau yang lebih dikenal dengan singkatan DIRBS.

Muat Lebih

Founder Sobat Cyber Indonesia (SCI) Al akbar Rahmadillah, melihat hal tersebut menjadi salah satu ancaman kedaulatan data digital di Indonesia. Pasalnya konsumen bukan hanya memerlukan perlindungan lokasi saja tetapi juga memerlukan kepemilikan databasenya.

“Kami Sobat Cyber Indonesia menilai ini akan menjadi salah satu ancaman kedaulatan data digital di Indonesia,” kata Al akbar dalam siaran persnya yang diterima awak media, Depok, Sabtu, (10/8/2019).
Sementara itu Al Akbar juga menyayangkan rencana pemblokiran ponsel-ponsel tersebut. Pemblokiran tersebut rencananya akan dilakukan di pertengahan bulan Agustus2019.

“Sangat disayangkan bangsa ini sedang semangat tentang perlindungan data pribadi,” pungkasnya.

  • Whatsapp

Pos terkait