Kasus Halal Control GmbH : Pengacara Minta Polisi Segera Tangkap Mahmood Abo Annaser

  • Whatsapp

Jakarta — Pasca ditetapkan sebagai tersangaka, Mahmood Abo Annaser dalam kasus dugaan pemerasan terhadap badan sertifikasi halal swasta asal Jerman, Halal Control GmbH.

Kuasa hukum Mahmoud Tatari yaitu Ahmad Ramzy meminta kepolisian untuk segera melakukan pemanggilan kepada saudara Mahmood Abo Annaser.

Muat Lebih

“Polisi harus segera memanggil terhadap Mahmood Abo Annaser melalu alamat tinggal di Indonesia sesuai dengan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP), bisa juga dilakukan pemanggilan melalui Kedutaan Besar Selandia Baru maupun melalui lawyernya, Ikhsan Abdullah,” Ujar Ramzy di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Menurut Ramzy, apabila yang bersangkutan tidak hadir 2 kali pemanggilan, maka polisi wajib menerbitkan DPO (Daftar Pencarian Orang) karena yang bersangkutan ketika dipanggil selalu mangkir.

“Apabila dua kali pemanggilan yang bersangkutan tidak hadir, polisi wajib menerbitkan DPO terhadap tersangaka yang mana jika tersangka berada diluar negeri maka DPO tersebut melibatkan Interpol untuk bisa tersangka dibawa ke Indonesia melakukan proses hukum,”ucapnya.

Sebelumnya, melalui surat keputusan yang dikeluarkan oleh Badan Reserse Kriminal Polri dengan Nomor B/932/IX/2019/Dittipidum. Mahmood Abo Annaser ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan penipuan.

“Tersangaka dijerat pasal 378 penipuan dengan ancama hukman 4 tahun penjara, yang mana bisa dilakukan penahanan oleh kepolisian terhadap terangka,”pungkasnya.

Pos terkait